"Palu menghancurkan kaca, tetapi
membentuk baja."
Apa maksud dari kalimat tersebut?
Mungkin maksud dari kalimat tersebut, kira-kira seperti ini :
Jika jiwa kita rapuh seperti kaca,
maka ketika palu atau masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi,
kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga
rentan terhadap benturan, mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati. Sedikit benturan saja, sudah lebih
dari cukup untuk menghancurkan kita.
***
Jadi, jangan pernah menjadi kaca,
tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap
bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpit.
Mengapa?
Orang yang seperti ini selalu
menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi
lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna
setelah lebih dulu ditempa dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang
menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik
untuk dirinya.
***
Jika kita adalah BAJA, kita akan
selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk
kita. Sebaliknya jika kita KACA maka kita akan selalu melihat palu sebagai
musuh yang akan menghancurkan kita.
Be Strong and Stronger!

0 komentar:
Posting Komentar